REKAYASA GENETIK DALAM PERSPEKTIF ETIKA KRISTEN: TELAAH TEOLOGIS ATAS MARTABAT MANUSIA SEBAGAI IMAGO DEI
DOI:
https://doi.org/10.69714/fjhmaz78Keywords:
Genetic Engineering, Christian Ethics, Imago Dei, Human Dignity, CRISPR-Cas9Abstract
This study examines the ethical boundaries of genetic engineering from a Christian theological perspective, specifically through the lens of the Imago Dei doctrine. Using a qualitative library research approach, this research analyzes the theological and ethical implications of CRISPR-Cas9 technology and genetic enhancement practices. The findings reveal three critical tensions: (1) the distinction between therapeutic intervention and genetic enhancement, (2) the boundaries of divine sovereignty versus human stewardship responsibility, and (3) the commodification risk of human life through genetic modification. This study concludes that while somatic gene therapy can be ethically justified as part of healing ministry, germline editing and enhancement technologies pose fundamental challenges to human dignity as bearers of God’s image. The research recommends that Christian ethics should guide technological development by prioritizing the intrinsic value of human life over utilitarian genetic quality standards.
References
N. Faradiba. “Penerapan Teknologi Rekayasa Genetika Pada Manusia.” Internet: https://www.kompas.com/sains/read/2022/05/29/120100523/penerapan-teknologi-rekayasa-genetika-pada-manusia, Mei 29, 2022 [Feb. 3, 2026].
S. A. Karlau. “Penciptaan Manusia Sebagai Representatif Allah untuk Mewujudkan Mandat Budaya Berdasarkan Kejadian 1:26-28.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, vol. 5, no. 1, pp. 1-20, 2022.
Y. Soesilo. “Prinsip Creatio Continua dan Imago Dei dalam Penerapan Kloning Terapetik: Manusia Merampas Peran Allah?” Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, vol. 3, no. 2, pp. 92-110, 2019, https://doi.org/10.30648/DUN.V3I2.194.
N. R. Simanjuntak, F. S. Marpaung, and M. Harianja. “Transhumanisme dan Pemahaman Kekristenan tentang Hak untuk Hidup dalam Wajah Rekayasa Genetika Manusia.” Jurnal Diakonia, vol. 5, no. 1, pp. 1-16, 2025.
D. A. N. Sitorus and F. B. S. Marpaung. “Imago Dei dan Transhumanisme: Antara Tantangan atau Paradigma Baru Bagi Teologi Kristen.” Areopagus: Jurnal Pendidikan Dan Teologi Kristen, vol. 23, no. 1, pp. 90-117, 2025.
R. Rahmayumita. “Rekayasa Genetika Ditinjau dari Segi Etika dan Moral dalam Kajian Human Cloning.” Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, vol. 14, no. 2, pp. 52-56, 2022.
D. Sibarani. “Tinjauan Etis terhadap Rekayasa Genetika dalam Kajian Human Cloning.” Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral, vol. 3, no. 2, pp. 155-168, 2024, https://doi.org/10.55606/lumen.v3i2.469.
M. Syaifudin and S. Handayani. “Relasi Hukum, Moral Dan HAK Kekayaan Intelektual (Analisis Kontroversi Hukum Dan Moral Rekayasa Genetika Makhluk Hidup di Indonesia).” Jurnal Dinamika Hukum, vol. 14, no. 1, pp. 89-102, 2014.
R. Manurung. Teologi Dan Hak Asasi Manusia: Peran Gereja Dalam Membela Martabat Manusia Di Tengah Tekanan Sosial Politik. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2021.
A. P. Sipahutar, A. P. Obe, and A. Halawa. “Keluhuran Martabat Manusia sebagai Imago Dei: Pandangan Teologi Gereja Katolik.” Jurnal Magistra, vol. 2, no. 4, pp. 153-170, 2024, https://doi.org/10.62200/magistra.v2i4.187.
Sutarno. “Rekayasa Genetik Dan Perkembangan Bioteknologi Di Bidang Peternakan,” in Proceeding Biology Education Conference, 2016, pp. 23-27.
D. A. Widyastuti. “Terapi Gen: Dari Bioteknologi Untuk Kesehatan.” Al-Kauniyah: Jurnal Biologi, vol. 10, no. 1, pp. 49-62, 2017.
Y. Bangun. “Kloning Manusia Dalam Perspektif Iman Kristen.” Jurnal Teologi Berita Hidup, vol. 2, no. 1, pp. 45-60, 2019.
S. Runtung. “Hakikat Teologi Penciptaan Manusia Dan Implikasinya.” Jurnal Ilmiah Mara Christy, vol. 11, no. 1, pp. 1-15, 2021.
M. Uling. “Tinjauan Manusia Sebagai Gambar Allah Terhadap Kasus Human Trafficking Di Indonesia.” TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), vol. 9, no. 2, pp. 231-247, 2020, https://doi.org/10.51828/td.v9i2.20.
D. Tiyono. “Memahami Imago Dei Sebagai 'Golden Seed'.” Epigraphe: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, vol. 1, no. 1, pp. 34-48, 2017.
Y. Adrianto. Manusia Sebagai Gambar Allah: Refleksi Teologis Atas Martabat Manusia Dalam Konteks Globalisasi. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2018.
V. Viter and M. Bambangan. “Makna Imago Dei dalam Teologi Pastoral Berdasarkan Lukas 14:12-14 Bagi Kaum Disabilitas dalam Kehidupan Gerejawi.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika, vol. 8, no. 1, pp. 1-25, 2025.
M. Arifin. “Konsep Martabat Manusia Dalam Teologi Kristen Dan Implikasinya Terhadap Pemahaman Keadilan Sosial Di Indonesia.” Jurnal Teologi Dan Misi, vol. 21, no. 2, pp. 123-140, 2020.
S. Hudianto, K. Stevanus, and C. E. Anjaya. “Transformasi Pendidikan Futuristik Melalui Konstruksi Masyarakat Pancasila Sebagai Implementasi Pendidikan Multikultural: Sebuah Perspektif Kristiani.” Jurnal Teologi Berita Hidup, vol. 5, no. 2, pp. 329-346, 2023, https://doi.org/10.38189/jtbh.v5i2.375.
A. L. Wijaya. “Imago Dei Sebagai Dasar Teologis Bagi Pendidikan Karakter Kristen Dalam Membangun Generasi Yang Inklusif Dan Berkeadaban.” Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, vol. 6, no. 2, pp. 119-134, 2021.
J. Sugiarto, R. F. Gaol, and S. G. Litaay. “Imago Dei sebagai Suatu Relasi: Analisis tentang Dampak Dosa terhadap Gambar dan Rupa Allah.” Jurnal Teologi Kontekstual, vol. 14, no. 2, pp. 89-104, 2022.
H. Hadiwijono. Iman Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.
E. Tupamahu. Dialog Ekumenis Kontemporer: Menjembatani Perspektif Teologis Barat dan Timur. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2021.
R. P. Gulo and N. Zai. “Eksplorasi Teologi Interkoneksi: Mengintegrasikan Iman dan Ilmu Pengetahuan dalam Diskursus Kristen Kontemporer.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja, vol. 9, no. 1, pp. 27-44, 2025.
M. Lumintang, B. M. Hutasoit, and C. S. E. Awule. “Memahami Imago Dei Sebagai Potensi Ilahi dalam Pelayanan.” Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani, vol. 1, no. 1, pp. 1-15, 2017.
S. Wangko and E. Kristanto. “Kloning Manfaat Versus Masalah.” Jurnal Biomedik (JBM), vol. 2, no. 2, pp. 88-94, 2010, https://doi.org/10.35790/JBM.2.2.2010.847.
R. Izza, S. Dalimarta, A. C. Lestari, and K. Faizin. “Human Cloning dalam Tinjauan Filsafat Moral,” in Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam dan Sains, vol. 2, 2020, pp. 253-260.
O. Nego. “Teologi Multikultural Sebagai Respon Terhadap Meningkatnya Eskalasi Politik Identitas Di Indonesia.” PASCA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, vol. 16, no. 2, pp. 121-139, 2020, https://doi.org/10.46494/psc.v16i2.109.
K. Kusumawardana. Kontekstualisasi Teologi Imago Dei Melalui Sangkan Paraning Dumadi. Bandung: LP2M STTB, 2023.
C. Laurina. “Konsep Manusia Sebagai Imago Dei Dan Implikasinya Terhadap Konseling Alkitabiah.” Aluteros: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, vol. 6, no. 1, pp. 30-45, 2024.
M. Zed. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2008.
D. A. Putra. “Teologi Dan Humanisme: Menjembatani Iman Kristen Dengan Nilai-Nilai Kemanusiaan Dalam Dunia Plural.” Jurnal Teologi Kontekstual, vol. 13, no. 2, pp. 78-95, 2020.
A. Hadi. “Pengetahuan Mahasiswa Biologi Mengenai Penerapan Bioteknologi Rekayasa Genetika Ditinjau dari Perspektif Islam.” Journal of Islamic Education, vol. 3, no. 2, pp. 209-224, 2021.
R. P. Gulo, R. T. Silaen, E. Zai, and N. Mbelanggedo. “Distingsi Teologis antara Hukum Musa dan Sepuluh Hukum Tuhan: Sebuah Kajian Reinterpretatif.” Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 86-102, 2024, https://doi.org/10.46445/jtki.v5i2.889.
E. Gulo, Etika Terapan Kristen. Indonesia: PT Mafy Media Literasi Indonesia, 2025.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Padamu Negeri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










