Peran Ombudsman Provinsi Sumatera Utara dalam Pencegahan Maladministrasi pada Pelayanan Publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan
DOI:
https://doi.org/10.69714/pzbmq347Keywords:
Role of the Ombudsman, Disdukcapil, Publik Service, MaladministrationAbstract
This study aims to analyze the role of the Ombudsman of the Republic of Indonesia, North Sumatra Provincial Representative Office, in preventing maladministration in public services at the Department of Population and Civil Registration (Disdukcapil) of Medan City. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The informants consisted of representatives from the Ombudsman of the Republic of Indonesia, North Sumatra Provincial Representative Office, the Department of Population and Civil Registration of Medan City, public service users, and complainants.
Data were analyzed using the role theory proposed by Jim Ife and Frank Tesoriero (2016), which includes the roles of facilitator, educator, representative, and technical expert. The findings indicate that the Ombudsman has implemented all four roles in preventing maladministration through the provision of complaint channels, educational activities, coordination with relevant institutions, and systematic complaint-handling procedures. However, their implementation has not yet been fully optimal due to limited resources, the suboptimal follow-up of the Ombudsman's recommendations, and the public's limited understanding of the Ombudsman's functions and authority. Therefore, strengthening public outreach and enhancing collaboration with relevant stakeholders are necessary to improve the effectiveness and sustainability of maladministration prevention in public services at the Department of Population and Civil Registration of Medan City.
References
[1] Effendi, Usman. (2014) Asas Manajemen. Cetakan Kesatu. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
[2] George R. Terry. (2013) Prinsip-prinsip Manajemen. (Jakarta: Bumi Akasara, 1977), hlm. 252.
[3] Hardiyansyah. (2011). Kualitas Pelayanan Publik. Yogyakarta: Gava Media.
[4] Ife, J., & Tesoriero, F. (2016). Community Development : Alternatif Pengembangan Masyarakat Di Era Globalisasi (3rd ed.). Pustaka Belajar
[5] Joko, Widodo. (2001). Good Governance: Telaah Dari Dimensi Akuntabilitas Dan Kontrol Birokrasi Pada Era Desentralisasi Dan Otonomi Daerah. Surabaya: Insan Cendekia.
[6] Carol W. Lewis, Stuart & C. Gilman. (2005). The Ethics Challenge in Public Service: A ProblemSolving Guide. Market Street, San Fransisco: Jossey-Bass
[7] Mahmudi. (2010).Manajemen Kinerja Sektor Publik, Edisi Kedua,Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
[8] Masdar, Syahrazad dkk. (2009) Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi Untuk Pelayanan Publik. Airlangga University Press. Surabaya.
[9] Miles, Matthew B., Huberman, A. Michael & Saldaña, Johnny. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: SAGE Publikations.
[10] Nurtjahoj, Hendra, dkk. (2013) Memahami Maladministrasi. Jakarta: Ombudsman Republik Indonesia,.
[11] Sagala, Syaiful, (2003), Konsep dan Makna Pembelajaran, Bandung: Alfabeta, hal: 3, dan 61.
[12] Sedarmayanti. (2009) Good Governance (Kepemerintahan yang Baik). Bandung: Mandar Maju.
[13] Siagian, Sondang P. (1990). Filsafat Administrasi. Jakarta: Gunung Agung
[14] Sinambela, Lijan Poltak. (2006) Reformasi Pelayanan Publik. Jakarta: Bumi Aksara.
[15] Soekanto, Soerjono. (2009) Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
[16] Sugiyono. (2016) Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
[17] Taufiqurokhman, & Satispi, E. (2018). Teori dan perkembangan manajemen pelayanan publik. Umj Press 2018, 266
[18] Terry, George R. (1977). Principles of Management. Illinois: Richard D. Irwin.
[19] Weber, Max., AM Henderson., Talcott Persons. (1947) The Theory of Social and Economic Organization. Oxford University Press, New York
[20] Wirutomo, Paulus. (2003) Pokok-Pokok Pikiran dalam Sosiologi David Berry. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
[21] Dwimawanti, Ida H. & Ramadani, Nadya. (2023). The Fraud Diamond of Publik Service in Indonesia. KnE Social Sciences. 8(11), 503–515.
[22] Natalia Amba, Saul Ronald Jacob Saleky & Olivia Laura Sahertian. (2023). Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik Terhadap Kepuasan Masyarakat di Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Administrasi terapan. 2(1), 1–10.
[23] Nggandung, J. W. (2024). Pola pencegahan maladministrasi pelayanan publik oleh Ombudsman Nusa Tenggara Timur. Kybernology: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik, 2(2), 724–732.
[24] Rahmaini, M., & Siahaan, A. Y. S. (2022). Akuntabilitas Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara dalam pelayanan publik. Jurnal Professional, 9(2), 451–456.
[25] Sabar, H., Ronaza, C. A., & Putri, M. Z. (2021). The Civil Registration: Is It a Right for Vulnerable Groups? Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 5(3), 317–343.
[26] Kusumadewi, Pande Kadek, I. Dewa Ayu Putri Wirantari, Putu Anik Prabawati. (2024) "Akuntabilitas Pelayanan Penerimaan dan Verifikasi Laporan On The Spot (PVL OTS) Dalam Pencegahan Maladministrasi Penyelenggara Pelayanan Publik Oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali." Ethics and Law Journal: Business and Notary 2.2 .
[27] Dharmawan, M. F. (2020). Kepatuhan Penyelenggara Pelayanan Publik Dalam Pelaksanaan Rekomendasi Ombudsman Republik Indonesia Terkait Tindakan Maladministrasi Tahun 2019 Publik Service Providers Compliance In Implementing The Ombudsman Recommendations Of The Republik Of Indonesia Relating To Maladministrative Actions In 2019. 18(1), 51–69.
[28] Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor 28 Tahun 2023 tentang Tugas, Fungsi, Uraian Tugas dan Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Utara.
[29] Peraturan Ombudsman Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penerimaan, Pemeriksaan, dan Penyelesaian Laporan.
[30] Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945.
[31] Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
[32] Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.
[33] Bappenas.go.id (2024) Success Story Pengawasan Pelayanan Publik. https://ombudsman.go.id/produk/lihat/971/SUB_PM_62e8e547264aa_file_20240905_114107.pdf (di akses pada 28 Oktober 2025 pukul 14.32)
[34] ForumKeadilanSumut.com (2025). Laporan keluhan masyarakat terkait blanko e-KTP dan antrean layanan. https://forumkeadilansumut.com/66353/komisi-1-dprd-gelar-rdp-dengan-disdukcapil-kota-medan-terkait-blangko-ktp-kosong/ (di akses pada 28 Oktober 2025 pukul 14.50)
[35] Kasatnews.com (2025). Terungkap di Sosper Adminduk Edi Saputra : Ada Calo di Disdukcapil Medan Bisa Urus KTP Minta Rp300 Ribu. https://kasatnews.id/kilasdaerah/terungkap-di-sosper-adminduk-edi-saputra-ada-calo-di-disdukcapil-medan-bisa-urus-ktp-minta-rp300-ribu/ (di akses pada 04 mei 2026 pukul 21.39)
[36] Ombudsman RI. (2024). Struktur Organisasi Ombudsman Republik Indonesia. https://ombudsman.go.id/ (di akses pada 28 Oktober 2025 pukul 15.00)
[37] Ombudsman RI. (2024). Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Tahun 2023. https://ombudsman.go.id/ (di akses pada 30 Oktober 2025 pukul 18.00)
[38] Ombudsman RI. (2025). Laporan Masyarakat Terhadap Layanan Instansi. https://ombudsman.go.id/ (di akses pada 30 Oktober 2025 pukul 18.17)
[39] Suara USU. (2025). Pelayanan administrasi kependudukan di Medan masih dikeluhkanmasyarakat. https://suarausu.or.id/?s=Suara+USU.+%282025%29.+Pelayanan+administrasi+kependudukan+di+Medan+masih+dikeluhkan+masyarakat. (di akses pada 30 Oktober 2025 pukul 18.47)
[40] Ombudsman RI. (2026). Ombudsman RI Terima 23.596 Aduan Sepanjang 2025, Tegaskan Warisan Pengawasan Berdampak di Akhir Masa Jabatan 2021-2026.https://ombudsman.go.id/news/r/ombudsman-ri-terima-23596-aduan-sepanjang-2025-tegaskan-warisan-pengawasan-berdampak-di-akhir-masa-jabatan-2021-2026 (diakses pada 29 April 2026 pukul 10.00).
[41] Ombudsman RI. (2026). Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2025: Dari Penyelesaian Pengaduan ke Pengawasan Berdampak. https://ombudsman.go.id/produk/lihat/1034/LP_file_20260129_104304.pdf (diakses pada 29 April 2026 pukul 10.15).
[42] Ombudsman RI. (2025). Tren Digitalisasi Pengaduan Melalui WhatsApp dan Kanal SP4N-LAPOR! Sepanjang Tahun 2024. https://ombudsman.go.id/ (diakses pada 29 April 2026 pukul 11.20).
[43] Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara. (2026). Laporan Evaluasi Pelayanan Publik di Wilayah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025. https://ombudsman.go.id/perwakilan/sumut (diakses pada 29 April 2026 pukul 13.00).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












