IMPLEMENTASI MUSYARAKAH SEBAGAI PEMBIAYAAN UMKM DI KECAMATAN CIBIRU KABUPATEN BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.69714/6sy48r10Keywords:
MSMEs, Financing, Sharia EconomyAbstract
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in Indonesia's economy, contributing significantly to the Gross Domestic Product (GDP) and employment. However, access to financing remains a major constraint. The musyarakah contract as a sharia-based financing scheme offers a solution grounded in justice, transparency, and profit-sharing. This model is relevant for implementation as it aligns with sharia principles and supports collaborative and sustainable business growth. This study employs a qualitative approach with a descriptive-analytical method to understand the implementation of the musyarakah contract among MSMEs in Cibiru District. Data were collected through in-depth interviews and observation, then analyzed using an interactive model encompassing data collection, sorting, presentation, and conclusion drawing. The research focuses on understanding, practices, and the impact of musyarakah on MSME actors. The application of musyarakah has brought positive impacts for MSMEs, increasing income, expanding partnerships, and broadening business operations. MSME actors comprehend the principles of profit-sharing, justice, and transparency, although the level of technical understanding varies. Musyarakah is considered more flexible compared to fixed-interest systems and is capable of fostering collaboration, risk-sharing, and supporting business expansion based on sharia values. Musyarakah has proven effective as an MSME financing scheme by enhancing income and strengthening business partnerships. The profit-sharing system is deemed fair, flexible, and sharia-compliant. While business actors' understanding varies, the values of transparency and honesty remain evident. Strengthening literacy, mentoring, and developing inclusive musyarakah products is essential to support more optimal and sustainable implementation.
References
Ahmad & Yusof. (2018). “Penerapan Akad Mudharabah dan Musyarakah dalam Sistem Ekonomi Syariah.” Jurnal Ilmu Ekonomi dan Sosial Aplikatif, h. 109.
Al-Fatih, S. (2024). “Dampak Pembiayaan Musyarakah terhadap Pertumbuhan Usaha Mikro di Jawa Barat.” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, Vol. 6, No. 2, h. 123-135.
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press.
Ascarya. (2015). Akad dan Produk Bank Syariah (Edisi Ketiga). Jakarta: Rajawali Pers.
Atet (Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kota Bandung). (2025). Dikutip dalam “Pemkot Bandung dan DJP Jabar I Sinergi Bina UMKM.” Direktorat Jenderal Pajak. Diakses 7 November 2025 dari https://www.pajak.go.id/en/node/36736.
Bank Indonesia. (2022). Panduan Implementasi Pembiayaan Syariah bagi UMKM. Jakarta: Bank Indonesia.
Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia. (2000). *Fatwa DSN-MUI No. 08/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Musyarakah*. Jakarta: DSN-MUI.
“Efektivitas Pembiayaan Musyarakah Terhadap Pertumbuhan UMKM Syariah.” (2024). Jurnal Ekonomi Islam, Vol. 15, No. 2, h. 28-35.
Hafidh, A. (2022). Teori dan Praktik Musyarakah dalam Perbankan Syariah. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Karim, A. A. (2010). Bank Islam: Analisis Fiqih dan Keuangan (Edisi Keempat). Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Kurniawan, J., & Ichsan, M. (2023). “Analisis Potensi Pembiayaan Akad Musyarakah Terhadap UMKM di Indonesia.” Jurnal Ekonomi Syariah, Vol. 2, No. 3, h. 382.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). *Roadmap Pengembangan Keuangan Syariah Indonesia 2023-2027*. Jakarta: OJK. Diakses dari https://ojk.go.id/ pada 10 November 2025.
“Pengembangan Model Pembiayaan Syariah untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).” (2024). Ar Rasyiid: Journal of Islamic Studies, Vol. 1, No. 1, h. 3-4.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Primatami & Hidayati. (2019). “Perkembangan Usaha Mikro Kecil di Provinsi Jawa Barat Tahun 2006–2016.” Jurnal Ekonomi Regional, h. 45.
Rahman, A. F., & Rochman, A. S. (2013). “Pembiayaan Syariah untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).” Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, Vol. 7, No. 2, h. 189-200.
Sari, M., & Pratama, I. (2023). “Tingkat Pemahaman Pelaku UMKM terhadap Akad Syariah di Indonesia.” Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, Vol. 10, No. 1, h. 45-60.
Sharia Knowledge Centre. (2025). “Pembiayaan Syariah: Definisi dan Jenisnya.” Diakses 7 November 2025 dari https://www.shariaknowledgecentre.id/id/news/pembiayaan-syariah-definisi-dan-jenisnya.
Syaikhu, Ariyadi, & Norwili. (2020). Fikih Muamalah Memahami Konsep dan Dialektika Kontemporer. Yogyakarta: K-Media.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











