TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM POSITIF TERHADAP SKEMA PEMBEBANAN PAJAK DALAM TRANSAKSI QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard)
DOI:
https://doi.org/10.69714/m1ddfx82Keywords:
Islamic economic law, positive law, taxation, QRISAbstract
This study empirically examines the tax imposition scheme in QRIS transactions through normative legal analysis from two perspectives: Islamic economic law and Indonesian positive law. The study uses a qualitative method by analyzing legal documents, fatwas, and regulations. From a sharia perspective, QRIS is analyzed as a wakalah bil ujrah and ijarah contract in line with the principle of mashlahah mursalah. However, tax impositions such as MDR (Merchant Discount Rate) and VAT raise issues. These issues include double taxation, gharar, and injustice towards MSMEs, which contradict the maqashid sharia. This study proposes solutions through fair policy reform, education programs, DSN-MUI fatwas, and the implementation of blockchain technology. In positive law, QRIS is regulated by the HPP Law and PMK 69/2022. Tax objects include income tax on MDR and merchant income, as well as VAT on payment system services. This system involves various parties, including merchants and service providers. The main challenges identified are administrative complexity and limited understanding among MSMEs. This can be overcome through system integration such as the Coretax Administration System. The study concludes that QRIS can effectively support Indonesia's digital economy if taxes are levied transparently and fairly. Key recommendations include strengthening regulatory synergy to improve tax compliance and sustainable economic growth.
References
Buku
Gusfahmi. Pajak Menurut Syariah. Jakarta: Rajawali Pers, 2019, pp. 89-103.
A. Rahman. Muhammad sebagai Pedagang. Terj. Dewi Nurjulianti, dkk. Jakarta: Yayasan Swarna Bhumi, 1996.
M. S. Antonio. Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press, 2001.
Mardiasmo. Perpajakan Edisi Terbaru 2016. Yogyakarta: Andi, 2016.
Rochmat Soemitro. Pengantar Singkat Hukum Pajak. Bandung: Eresco, 1990.
R. Mansury. Pajak Penghasilan Lanjutan Pasca Reformasi 2008. Jakarta: YP4, 2019.
Gunadi. Panduan Komprehensif Pajak Penghasilan. Jakarta: Multi Utama Consultindo, 2019.
Darussalam & Danny Septriadi. Konsep dan Aplikasi Pajak Penghasilan. 2021.
Mardiasmo. Perpajakan Edisi Revisi. Yogyakarta: Penerbit Andi, 2021.
Liberti Pandiangan. Administrasi Perpajakan: Pedoman Praktis Bagi Wajib Pajak di Indonesia. Jakarta: Erlangga, 2018.
B. Manan. Hukum Positif Indonesia: Satu Kajian Teoritik. 2024.
Artikel dalam Buku
Rochmat Soemitro dalam Mardiasmo. "Konsep Pajak" in Perpajakan Edisi Terbaru 2016. Yogyakarta: Andi, 2016, hlm. 1.
Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin. "Pajak dalam Perspektif Islam" dikutip dalam Pajak Haram dalam Islam, Benarkah? Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak.
Jurnal
L. Afriani, Hafizah, and A. M. Purwanto. "Hukum Pembayaran QRIS (Quick Response Code) Perspektif Hukum Ekonomi Syari'ah." Jurnal Ekonomi Islam, vol. 9, no. 6, pp. 81-88, 2024.
N. Apriani and N. S. Hanafiah. "Telaah Eksistensi Hukum Adat pada Hukum Positif Indonesia dalam Perspektif Aliran Sociological Jurisprudence." Jurnal Hukum Lex Generalis, vol. 3, no. 3, pp. 231-246, 2022.
Burhanuddin. "QRIS sebagai Wujud Pelaksanaan Amanah Syariah dalam Bermuamalah." Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, vol. 11, no. 1, pp. 144-154, 2024.
R. Firmansyah. "Kompleksitas Perpajakan dalam Transaksi QRIS: Perspektif Hukum Islam." Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, vol. 8, no. 2, pp. 208-215, 2022.
L. Hakim. "Prinsip Keadilan dalam Ekonomi Islam dan Aplikasinya pada Sistem Pembayaran Digital." Islamic Economics Journal, vol. 7, no. 1, pp. 42, 2021.
A. Hidayat and M. Nurdin. "Implementasi QRIS pada UMKM: Tantangan Pemahaman Biaya dan Perpajakan." Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, vol. 14, no. 2, pp. 185, 2023.
H. Nasution. "QRIS dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah: Analisis Akad dan Implementasi." Al-Masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman, vol. 9, no. 1, pp. 72-75, 2021.
F. J. R. Pulungan, H. Wathan, M. Zuhisyan, and M. Marpaung. "Implementasi Maqashid Syariah terhadap Penggunaan QRIS dalam Transaksi Elektronik." Jurnal Bilal Bisnis Ekonomi Halal, vol. 3, no. 2, pp. 130-139, 2022.
D. Roza and G. T. Parlindungan. "Teori Positivisme Hans Kelsen Mempengaruhi Perkembangan Hukum Di Indonesia." Lex Jurnalica, vol. 18, no. 1, pp. 22-25, 2021.
S. Ramadana. "Praktik Pedagang dalam Bertransaksi Menggunakan QRIS." eJournal Pembangunan Sosial, vol. 12, no. 2, pp. 87, 2024.
A. Sugiyanto. "Reformasi Kebijakan Perpajakan Transaksi Digital Berbasis Keadilan Syariah." Jurnal Kebijakan Publik Islam, vol. 12, no. 1, pp. 121, 2023.
M. Surahman and F. Ilahi. "Konsep Pajak dalam Hukum Islam." Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, vol. 1, no. 2, pp. 166-177, 2017.
T. Wahyudi and D. Kusuma. "Struktur Biaya QRIS: Tinjauan Prinsip Transparansi dan Keadilan dalam Ekonomi Syariah." Al-Tijary: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, vol. 8, no. 1, pp. 52-56, 2022.
Syaripuddin, S., & Soleha. "Prinsip syariah dalam ekonomi Islam." Jurnal Hukum Ekonomi Syariah (JHESY), vol. 3, no. 1, pp. 1-15, 2024.
M. L. Wardiyah. "Penegakan hukum ekonomi syari'ah di Indonesia." Jurnal Perspektif, vol. 2, no. 2, pp. 89-107, 2019.
Maman Surahman. "Konsep Pajak Dalam Hukum Islam." Istinbath: Jurnal Hukum, vol. 15, no. 2, 2018.
M. Abdullah, & A. Rahman. "Akad dalam transaksi pembayaran digital: Analisis fiqh muamalah." Jurnal Ekonomi Islam, vol. 11, no. 2, pp. 151, 2020.
F. Aziz, & S. Wulandari. "Literasi perpajakan dan kepatuhan syariah dalam ekosistem pembayaran digital." Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, vol. 15, no. 1, pp. 98, 2023.
Wimboh Santoso & Ning Rahayu. "Penerapan PPN pada Jasa Sistem Pembayaran Digital di Indonesia." Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 15, no. 1, pp. 82-86, 2022.
Peraturan Pemerintah
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jakarta: Sekretariat Negara, 2008.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2009 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Jakarta: Sekretariat Negara, 2009.
Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan. Jakarta: Sekretariat Negara, 2008.
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Jakarta: Sekretariat Negara, 2021.
Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Perpajakan Penghasilan. Jakarta: Sekretariat Negara, 2022.
Bank Indonesia. Peraturan Bank Indonesia Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Sistem Pembayaran. Jakarta: Bank Indonesia, 2016.
Bank Indonesia. Peraturan Bank Indonesia Nomor 21/18/PBI/2019 tentang Implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Jakarta: Bank Indonesia, 2019.
Bank Indonesia. Peraturan Bank Indonesia Nomor 22/23/PBI/2020 tentang Sistem Pembayaran. Jakarta: Bank Indonesia, 2020.
Bank Indonesia. Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/6/PBI/2021 tentang Sistem Pembayaran. Jakarta: Bank Indonesia, 2021.
Bank Indonesia. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 21/18/PADG/2019 tentang Implementasi QRIS. Jakarta: Bank Indonesia, 2019.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 69/PMK.03/2022 tentang Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai atas Penyelenggaraan Teknologi Finansial. Jakarta: Kementerian Keuangan, 2022.
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Fatwa DSN-MUI Nomor 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang Uang Elektronik Syariah. Jakarta: DSN-MUI, 2017.
Majelis Ulama Indonesia. Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan. Jakarta: MUI, 2003.
Direktorat Jenderal Pajak. Laporan Tahunan DJP 2022. Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak, 2023.
M. Zainal Abidin. "Pajak dan Syariah: Jalan Tengah antara Kewajiban Negara dan Prinsip Islam." 2025
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











