ANALISIS PENGARUH ALOKASI DANA DESA, BELANJA DESA, DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA DI KECAMATAN SAWIT KABUPATEN BOYOLALI
DOI:
https://doi.org/10.69714/71r5hp74Keywords:
Community Empowerment, Community Welfare, Village Expenditure, Village Fund AllocationAbstract
This study aims to analyze the influence of Village Fund Allocation, Village Expenditure, and Community Empowerment on Community Welfare in Sawit District, Boyolali Regency. This research employed a quantitative approach using primary data obtained through questionnaires distributed to village officials in 12 villages located in Sawit District. The population consisted of 104 respondents and the sampling technique used was saturated sampling. Data analysis techniques included validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination analysis using SPSS software. The results indicate that Village Fund Allocation, Village Expenditure, and Community Empowerment have positive and significant effects on Community Welfare. Effective management of village funds, appropriate village expenditures, and successful community empowerment programs contribute significantly to improving the quality of life and welfare of rural communities. Therefore, village governments are expected to enhance transparency, accountability, and effectiveness in managing village finances while strengthening community empowerment programs to achieve sustainable rural development. The findings of this study provide practical implications for village governments in formulating policies related to village fund management, village expenditures, and community empowerment programs to improve community welfare sustainably.
References
[1] Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia, 2014.
[2] Republik Indonesia, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia, 2009.
[3] Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Jakarta: Kemendagri, 2018.
[4] M. Mardiasmo, Akuntansi Sektor Publik, Edisi Terbaru. Yogyakarta: Andi, 2018.
[5] T. Mardikanto dan P. Soebiato, Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta, 2020.
[6] E. Suharto, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama, 2017.
[7] M. P. Todaro dan S. C. Smith, Economic Development, 12th ed. New York: Pearson Education, 2015.
[8] World Bank, “Poverty and Shared Prosperity Report,” Washington DC: World Bank, 2020.
[9] A. A. Fathony, M. S. Iqbal, dan A. Sopian, “Pengaruh Alokasi Dana Desa terhadap Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Langonsari Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung,” Jurnal Akuntansi dan Ekonomi, vol. 4, no. 2, pp. 45–57, 2019.
[10] S. A. Tang, M. Maro, A. F. Gorang, dan E. Maruli, “Pengaruh Alokasi Dana Desa dan Dana Desa terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa,” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, vol. 7, no. 1, pp. 12–22, 2022.
[11] A. Hidayat, S. Mehilda, dan D. Hendarsyah, “Pengaruh Belanja Desa terhadap Kesejahteraan Masyarakat,” Jurnal Manajemen dan Keuangan Publik, vol. 5, no. 1, pp. 34–42, 2022.
[12] A. N. Khasanah dan I. Marisan, “Pengaruh Penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD), Akuntabilitas, dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Desa terhadap Kesejahteraan Masyarakat,” Jurnal Akuntansi dan Governance, vol. 3, no. 2, pp. 88–101, 2022.
[13] Fadliyati, S. Sjarlis, dan Haeranah, “Pengaruh Alokasi Dana Desa, Belanja Desa, dan Pemberdayaan Masyarakat terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Takabonerate Kabupaten Kepulauan Selayar,” Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, vol. 5, no. 3, pp. 55–67, 2023.
[14] N. I. Pratiwi, A. M. Amin, A. Ramli, S. Hasbiah, dan Anwar, “Pengaruh Alokasi Dana Desa terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Batu Kede Kecamatan Masalle,” Jurnal Ekonomi Desa, vol. 4, no. 2, pp. 21–30, 2023.
[15] H. Halim dan S. Abdullah, Akuntansi Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat, 2017.
[16] N. Nafidah dan M. Suryaningtyas, “Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat,” Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam, vol. 3, no. 1, pp. 214–239, 2015.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











