ANALISIS FAKTOR PENENTU AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GATAK, KABUPATEN SUKOHARJO

Authors

  • Dilla Andreani Kusuma Dewi Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia Author
  • Yuwita Ariessa Pravasanti Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia Author
  • Desy Nur Pratiwi Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.69714/bnwhxn62

Keywords:

Accountability, Competence, Digitalization, Human Resources, SPIP, Sukoharjo

Abstract

This study aims to examine the influence of human resource competency, the government internal control system (SPIP), and the use of digitalization on the accountability of village fund management in Gatak District, Sukoharjo Regency. The population consisted of village officials directly related to village fund management from 14 villages with a total of 140 village officials. Sampling used a purposive sampling technique. This study was quantitative by distributing questionnaires to respondents as data collection. The data analysis technique was carried out using multiple linear regression with the help of SPSS version 23 software, which includes validity tests, reliability tests, classical assumption tests, F tests, t tests, and coefficients of determination (R²). The F test results show that simultaneously, all three variables significantly affect the accountability of village fund management. The t test results indicate that, individually, human resource competence, government internal control system (SPIP), and the use of digitalization each have a positive and significant impact on the accountability of village fund management, so all the hypotheses in this study are accepted.

References

[1] Arista, M., dkk. (2023). Pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 12(2), halaman bervariasi.

[2] Ayem, S., & Fitriyaningsih, E. (2022). Pengaruh kompetensi sumber daya manusia dan sistem pengendalian intern terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 10(1), halaman bervariasi.

[3] Edhie, S., dkk. (2024). Pengaruh penggunaan digitalisasi terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi, 13(1), halaman bervariasi.

[4] Gasperz, J. (2021). Analisis implementasi teknologi digital dan dampaknya terhadap akuntabilitas keuangan desa. Jurnal Manajemen dan Teknologi, 20(3), halaman bervariasi.

[5] Hartono, T., & Santoso, B. (2023). Peran sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah desa. Jurnal Tata Kelola Keuangan Publik, 9(2), halaman bervariasi.

[6] Husain, M., dkk. (2023). Evaluasi efektivitas sistem pengendalian intern pemerintah dalam mewujudkan transparansi anggaran desa. Jurnal Riset Keuangan, 11(4), halaman bervariasi.

[7] Indraswari, R., & Rahayu, S. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi akuntabilitas pemerintah desa dalam pengelolaan alokasi dana desa. Jurnal Akuntansi Publik, 5(2), halaman bervariasi.

[8] Jasmin, D., Ningsih, S., & Pratiwi, D. N. (2020, November). Pengaruh Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Teknologi Informasi dan Sistem Pengendalian Intern Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo. In Prosiding Seminar Nasional & Call for Paper STIE AAS (Vol. 3, No. 1).

[9] Maina, N. J. Subarkah. & Pravasanti, Y. A. 2022. Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi dan Partisipasi Masyarakat terhadap Pengelolaan Dana Desa se- Kecamatan Sambi Boyolali. Jurnal Ilmiah Keuangan dan Akuntansi Bisnis. 1(2), 51-59.

[10] Milenia, A., dkk. (2022). Digitalisasi pelaporan keuangan desa: Hambatan dan peluang implementasi. Jurnal Teknologi Informasi dan Akuntansi, 8(1), halaman bervariasi.

[11] Novithasari, C., & Setyaningsih, S. U. (2023). Pengaruh sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) terhadap tata kelola dana desa. Jurnal Keuangan dan Akuntansi Bisnis, 14(1), halaman bervariasi.

[12] Noviantari, K., & Sumadi, N. K. (2023). Pengaruh kompetensi perangkat desa dan pemahaman akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan. Hita Akuntansi dan Keuangan, 4(2), halaman bervariasi.

[13] Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

[14] Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

[15] Pratama, A. (2021). Analisis komponen sistem pengendalian intern pemerintah pada sektor publik. Jurnal Tata Kelola Negara, 7(1), halaman bervariasi.

[16] Pratiwi, D. N., & Muliasari, D. (2020). Pendampingan pengelolaan keuangan desa guna meningkatkan akuntabilitas di Desa Mlandi Wonosobo. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 6(2), 158-162.

[17] Pratiwi, D. N., & Pravasanti, Y. A. (2020). Analisis Penggunaan Siskeudes dalam Pengelolaan Dana Desa. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 20(2), 212-218. doi:http://dx.doi.org/10.29040/jap.v20i2.770

[18] Putra, R., dkk. (2023). Pengukuran dimensi kompetensi kerja aparatur pemerintah daerah. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 15(3), halaman bervariasi.

[19] Rahman, F., & Putri, A. A. (2023). Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa: Perspektif keterbukaan informasi publik. Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer, 15(1), halaman bervariasi.

[20] Santoso, H., & Dewi, R. (2021). Dampak implementasi sistem informasi keuangan terhadap efisiensi administrasi desa. Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi, 12(2), halaman bervariasi.

[21] Sari, D. P. (2022). Pengembangan kapasitas sumber daya manusia aparatur desa di era digital. Jurnal Administrasi Publik, 10(4), halaman bervariasi.

[22] Subariningsih, S. N. C., Pratiwi, D. N., & Samanto, H. (2025). Pengaruh Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemanfaatan Teknologi Dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Kasus Pada Desa Se-Kecamatan Gatak). Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi, 2(5), 29-38.

[23] Suryani, N. L., & Dwirandra, A. A. N. B. (2022). Pengaruh kemudahan penggunaan teknologi dan efisiensi sistem informasi akuntansi terhadap kinerja karyawan. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 32(5), halaman bervariasi.

[24] Sutrepti, N. L. P., Sumadi, N. K., & Muliati, N. K. (2022). Pengaruh sistem pengendalian internal, kompetensi aparatur pengelola dana desa, dan sistem keuangan desa terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa Sekecamatan Petang. Hita Akuntansi dan Keuangan Universitas Hindu Indonesia, 3(3), halaman bervariasi.

[25] Tiarno, S. M., & Budiwitjaksono, G. S. (2023). Pengaruh kompetensi sumber daya manusia, sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP), dan penggunaan sistem keuangan desa (Siskeudes) terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 11(2), halaman bervariasi.

[26] Triyono, T., Achyani, F., & Arfiansyah, M. A. (2019). The determinant accountability of village funds management (Study in the villages in Wonogiri District). Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 4(2), 118–135.

[27] Ula, I. S. (2023). Pengaruh digitalisasi, transparansi dan kompetensi terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa (Studi kasus Kabupaten Pati) (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Islam Sultan Agung.

[28] Wardani, D. K., dkk. (2022). Pengaruh efektivitas sistem pengendalian internal terhadap akuntabilitas tata kelola keuangan desa. Jurnal Riset Akuntansi, 14(2), halaman bervariasi.

[29] Widjaja, H. (2022). Indikator pertanggungjawaban publik pada keuangan pemerintahan desa. Jurnal Akuntansi Sektor Publik, 6(1), halaman bervariasi.

[30] Wulandari, S., & Sujatmika, T. (2024). Hubungan akuntabilitas pengelolaan dana desa dengan sustainable development goals (SDGs) desa. E-Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi, 13(1), halaman bervariasi.

[31] Yenni, M., dkk. (2024). Analisis kritis kegagalan kontrol internal dalam memitigasi risiko keuangan desa. Jurnal Paradigma Ekonomika, 19(1), halaman bervariasi.

Downloads

Published

10-07-2026

How to Cite

ANALISIS FAKTOR PENENTU AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN GATAK, KABUPATEN SUKOHARJO (Dilla Andreani Kusuma Dewi, Yuwita Ariessa Pravasanti, & Desy Nur Pratiwi, Trans.). (2026). Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Akuntansi, 3(4), 154-164. https://doi.org/10.69714/bnwhxn62